Facebook Intip Pesan dari Ponsel Pengguna


      ini dia Bung satu lagi berita yang cukup menarik, kini tentang situs jejaring social yaitu  Facebook. Facebook diketahui bisa membaca pesan teks yang dimiliki oleh pengguna smartphone.
Ini bisa dilakukan terhadap pelanggan yang mengunduh aplikasi jejaring sosial yang didirikan Mark zuckerberg ini. Facebook pun mengakui hal itu.

Mengutip The (London) Sunday Times, Facebook menyebutnya sebagai bagian dari uji coba layanan pesan yang dimilikinya. Juru bicara Facebook mengatakan meski layanan tersebut belum diluncurkan, pengguna akan diinformasikan dan dimintai izin terlebih dahulu saat fitur ini dioperasikan nanti.
"Izin tersebut jelas dicantumkan di halaman aplikasi di Android Marketplace. Izin ini merupakan antisipasi dari fitur baru yang memungkinkan pengguna mengintegrasikan fitur Facebook dengan teks mereka," demikian pernyataan juru bicara Facebook.

"Selain beberapa pengujian yang sangat terbatas, kami tidak meluncurkan suatu fitur yang akan diimplementasikan tanpa izin pengguna," lanjutnya.

Sebelumnya, sejumlah perusahaan juga diketahui memiliki akses ke data personal pengguna smartphone. Selain Facebook, yang diketahui melakukan hal serupa adalah Flickr, situs kencan Badoo, dan Yahoo Messenger.

Facebook kemudian memberi informasi tambahan bahwa beberapa aplikasi bahkan membolehkan perusahaan untuk melakukan intersepsi panggilan telepon. Sementara situs lain, seperti Youtube, disebut mampu mengendalikan akses dan operasi kamera smartphone untuk mengambil foto atau video kapan pun.

Adapun aplikasi yang juga memiliki kemampuan intersepsi panggilan telepon adalah My Remote Lock dan aplikasi game Tennis Juggling.

"Informasi personal Anda merupakan komoditas berharga dan perusahaan akan berupaya untuk mendapatkan data sebanyak mungkin," kata Emma Draper dari kelompok kampanye Privacy International.

Lebih dari 400 ribu aplikasi dapat diunduh dari ponsel Android, dan lebih dari 500 ribu aplikasi tersedia untuk iPhone di App Store Apple. Berdasarkan jajak pendapat yang dilakukan YouGov, 70 persen pengguna smartphone jarang atau tidak pernah membaca ketentuan dan kebijakan itu saat mereka mengunduh aplikasi. (Sumber: FoxNews.com)

Tidak ada komentar: